Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tekanan Emas Mulai Reda, Spekulasi Rate Cut Jadi Penahan
Tuesday, 9 December 2025 15:54 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan bias negatif untuk hari ketiga berturut-turut dan turun ke level terendah satu minggu, di kisaran $4.170, pada awal sesi Eropa hari Selasa. Penurunan ini tidak memiliki katalis fundamental yang jelas dan dapat dikaitkan dengan beberapa reposisi perdagangan menjelang pertemuan kebijakan FOMC yang sangat dinantikan, yang dimulai hari ini.

Investor akan terus mencermati proyeksi ekonomi terbaru, termasuk yang disebut dot plot, dan konferensi pers pasca-pertemuan Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang jalur penurunan suku bunga di masa mendatang. Hal ini, pada gilirannya, akan memainkan peran kunci dalam memengaruhi permintaan Dolar AS (USD) dan memberikan dorongan arah baru bagi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu, menguatnya ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menurunkan biaya pinjaman minggu ini dan spekulasi penurunan suku bunga lebih lanjut pada tahun 2026 membatasi upaya pemulihan USD dari level terendah sejak akhir Oktober, yang dicapai minggu lalu. Selain itu, ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut akibat perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dapat menjadi pendorong bagi emas sebagai aset safe haven dan membantu membatasi penurunan yang lebih dalam.

Selain itu, pergerakan harga dalam kisaran yang terjadi selama seminggu terakhir membuat investor sebaiknya menunggu aksi jual lanjutan yang kuat sebelum memposisikan diri untuk depresiasi lebih lanjut pada pasangan XAU/USD. Para trader kini menantikan data makro AS untuk mendapatkan dorongan di sesi Amerika Utara.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS